Langsung ke konten utama

Postingan

Mendidik Fitrah Seksualitas untuk Mencegah Perilaku Seks Yang Menyimpang LGBT #10

Masih ingat betul saya suatu hari suami saya membagikan sebuah video para ibu di Australia yang menentang agar propaganda terhadap LGBT dihentikan untuk diajarkan di sekolah-sekolah. Ya. Di Australia yang mengenal paham pendidikan inklusif, menyeluruh, sudah mulai mempromosikan hal ini. Semoga di Indonesia, jangan sampai deh ya. Kita sebagai para ibu mesti bersuara lantang. Bilamana ada konten, buku anak atau bahkan buku pelajaran di sekolah yang mempropagandakan paham-paham sejenis ini, mesti kita tentang.

Karena kita tidak mau akhir kisah bangsa ini seperti yang terjadi pada Kaum Sodom pada zaman Nabi Luth AS. Kaum Sodom mendapatkan azab dari Allah SWT karena mereka melakukan perilaku menyimpang ini.











Semoga Allah senantiasa menjaga kita dalam kebaikan.
Postingan terbaru

Mempersiapkan Anak Mengenal Fitrah Seksualitas di Masa Pre Aqil Baligh #9

Dan bukunya Ustadz Harry Santosa berjudul Fitrah Based Education adalah rujukan utama dalam pembahasan ini. Bagus bukunya. Alhamdulillah, sedang dalam proses membacanya juga. Sebab membacanya mesi dihayati dan dipraktekkan.











 Demikian, semoga bermanfaat ya.
Salam,

Desy Jayanti















Maraknya Kasus Pornografi di Usia Aqil Baligh, Solusi dan Pencegahannya #8

Kemajuan teknologi yang tidak dibarengi dengan pendidikan keimanan yang kuat membuat pornografi semakin merajalela. Anak-anak menjadi sasarannya, mulai dari pornografi yang ringan melalui iklan sabun, misalnya hingga yang lebih berat tingkatannya. Semoga Allah senantiasa menjaga kita dan anak keturunan kita dari segala jenis kejahatan ya. Nah, berikut pembahasannya yang dibawakan oleh Mbak Manda dan teman-teman dari kelompok 10:



Aqil artinya berakal. Dan Baligh artinya telah sampai kedewasaan.
Adapun dalam pandangan Islam tentang anak yang sudah aqil baligh adalah sebagai berikut:

 Namun, belum belakangan ini terjadi kasus banyaknya anak yang terpapar konten-konten pornografi dari berbagai media, berikut angkanya:


Dan sebagai orang tua, hal ini mesti kita waspadai sebab:
Pornografi itu sangat berbahaya bagi kita semua, tak terkecuali anak-anak dan remaja, bahkan bahaya kerusakan otak akibat pornografi ini lebih merusak daripada narkoba. Narkoba aja kita semua sepakat memeranginya kan, …

Membersamai Anak Memasuki Masa Pubertas #7

Badan Koordinasi Keluarga Berencana (BKKBN) tahun 2003, menyebutkan pembagian tiga fase remaja dengan berbagai masalahnya, yaitu:
1. Masa Remaja Awal (10–12 tahun)
 Ciri : percepatan pertumbuhan fisik. Perempuan biasanya lebih tinggi daripada teman laki2 sebayanya, perubahan fisik yg luar biasa cepat dan kemandirian

2. Masa RemajaTengah (13–15 tahun) Periode ini, pubertas hamper tuntas, perhatian terfokus pd identitas pribadi dan aliansi dgn teman sebayanya; isuotonomi (pengaruh teman sebaya sangat kuat)

3. Masa Remaja Akhir (16–19 tahun)

 Sementara dalam teori Parenting Nabawiyah, periode perkembangan manusia dalam Islam itu hanya ada dua yaitu belum aqil baligh dan setelah aqil baligh.

Penting bagi orang tua untuk mendampingi anak-anaknya memasuki data pubertas ini. Berkembangnya teknologi informasi saat ini membuat anak-anak lebih cepat mengalami pubertas daripada usia yang terjadi dulu.

Persiapan yang perlu dilakukan antara lain:
Sebelum memasuki usia pubertas konsekuensi yang ha…

Menumbuhkan Fitrah Seksualitas untuk Mencegah Terjadinya Kekerasan Seksual #4

Melihat datanya serem gak sih? Tapi mungkin fenomena ini seperti gunung es. Tampak sedikit di permukaan namun besar di dasarnya. Sekali lagi, mari kita berdoa dan berusaha agar anak-anak keturunan kita dijaga oleh Allah dalam kebaikan dan mereka mencintai kebaikan serta Allah hindarkan dari segala macam keburukan.

Kelompok empat masih membahas tentang kekerasaan seksual pada anak. Pornografi menjadi penyebab utama fenomena ini. Banyaknya konten-konten porno sekarang membuat kita mesti meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya mungkin kita sudah membentengi anak kita di rumah, dengan menutup segala akses ke sana. Tapi kita tak bisa memastikan ke depannya dia bergaul dengan siapa dan apa yang dilihat oleh teman-temannya. Oleh sebab itu, penting bagi kita untuk mendidik anak kita menjadi polisi bagi dirinya dan lingkungannya.

Ketika ada suatu keburukan yang terlihat olehnya di luar rumah, ia lantang bersuara dan mengingatkan teman-temannya untuk kembali dalam kebaikan. Begitu pula ddengan kita…

Menumbuhkan Fitrah Seksualitas untuk Membentengi Anak dari Kekerasan Seksual #3

Kemarin kelompok tiga sudah membagikan bahan diskusinya tentang fitrah seksualitas. Kali ini membahas tentang pelecehan seksual. Dan menumbuhkan fitrah seksualitas pada anak sejak ini bisa menjadi benteng baginya untuk menangkal pelecehan seksual. Semoga Allah senantiasa menjaga anak-anak kita semuanya ya dalam kebaikan dan terhindar dari segala macam kejahatan. Aaamiin.

Berikut data kekerasan seksual pada anak dari tahun 2016-2018:




Penyebab terjadinya kekerasan seksual pada anak:
 Cegah kekerasan seksual pada anak dengan cara berikut:


Hal yang perlu dilakukan bila hal itu terjadi:

Ancaman bagi para pelaku:

Semoga Allah senantiasa menjaga diri kita dan keluarga kita serta tetangga-tetangga kita dari segala jenis kejahatan ya. Selain itu, kemarin ada juga dishare lagu sentuhan boleh dan sentuhan tidak boleh, hanya saja maaf saya belum bisa share di sini. Tapi initinya bagian-bagian tubuh yang boleh disentuh oleh orang lain adalah hanya kepala, tangan dan kaki saja. Itupun karena say…

Menutup Aurat adalah Perisai Menjaga Fitrah Seksualitas #2

Masih berbicara tentang fitrah seksualitas. Kali ini kelompok dua mengangkat tema tentang menutup aurat yang menjadi perisai dalam menjaga fitrah seksualitas ini. Ngomong-ngomong dari hari pertama kita kenalan dengan fitrah seksualitas dan hari ini, saya belum membahas tentang apa itu fitrah seksualitas ya. Nah, fitrah seksualitas ini adalah cara seseorang bertindak dan berpikir sesuai dengan fitrahnya sebagai lelaki atau perempuan sejati.

Prinsip pendidikan fitrah seksualitas berbeda dengan pendidikan seks. Pendidikan fitrah ini dimulai sejak seorang anak berusia 0 bulan, seperti dalam bagan di bawah ini.
Nah, mengapa aurat dapat menjadi perisai pertahanan untuk menjaga fitrah ini. Karena aurat menjadi batasan bagian tubuh mana yang harus kita tutupi hingga tidak menimbulkan kekecewaan atau perasaan malu. Adapun batasan aurat laki-laki adalah dari pusar hingga ke lutut. Sedangkan perempuan seluruh tubuhnya kecuali muka dan telapak tangan.

Menurut Ustadz Budi Ashari dalam Kajian Rutin…